Beredar Broadcast Kronologi Kasus Pemaksaan Jilbab, Ini Komentar LBH Muhammadiyah

Pesan berantai tersebut berisi rentetan kronologi kasus paksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan.

Dwi Wulandari
Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:49 WIB
Beredar Broadcast Kronologi Kasus Pemaksaan Jilbab, Ini Komentar LBH Muhammadiyah
Ilustrasi seseorang menerima pesan berantai. (Freepik/ katemangostar)

Indotnesia - Direktur LBH Pimpinan Pusat Muhammadiyah Taufiq Nugroho mengkonfirmasi bahwa LBH Muhammadiyah tidak mendampingi kasus dugaan pemaksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan

"LBH Muhammadiyah dan kemudian kronologi itu bukan dari LBH Muhammadiyah. Jadi ini yang harus kami klarifikasi. Jadi setelah kami konfirmasi teman-teman LBH Muhammadiyah di Jogja, tidak ada satupun yang mendampingi itu," ujar Taufiq pada Senin (8/8/2022) dikutip Suara.com.

Sebelumnya, beredar pesan berantai atau broadcast yang berisi kronologi terkait kasus pemaksaan jilbab siswa SMAN 1 Banguntapan. Dalam pesan itu, tertulis LBH Muhammadiyah melakukan klarifikasi dan pendampingan terhadap guru BK atas kasus tersebut.

Namun, pihak LBH mengatakan tidak mendampingi siapapun dalam kasus di SMAN 1 Banguntapan, Jogja dan menyebut rilis itu sebagai hoaks.

Baca Juga:Kisah Siswa SMAN 1 Banguntapan yang Dipaksa Pakai Hijab Hingga Depresi

"Terkait yang beredar atas nama LBH Muhammadiyah itu hoaks," tegasnya.

Taufik juga sudah mengklarifikasi di media sosial bahwa pernyataan dalam pesan berantai itu tidak benar. Menurutnya agar kasus yang sedang dalam investigasi tidak semakin pelik.

"Jadi saya sudah membuat klarifikasi itu. Cuma karena beredar di medsos ya sementara kami kirimkan lewat medsos. Karena seperti, kami tidak menangani kok seakan-akan kronologi itu benar atau tidak kan kami nggak tahu," terangnya.

Sementara, Taufik menyebut pihak Muhammadiyah belum mengambil langkah hukum terkait berita hoaks itu. 

"Namun sementara kami masih memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mengklarifikasi dan minta maaf atas pencatutan nama LBH Muhammadiyah tersebut," katanya.

Inspektur Jenderal Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang, sebelumnya telah menemukan unsur pemaksaan dari sejumlah guru yang menyebabkan siswa tersebut depresi.

"Iya (ada unsur pemaksaan) yang dilakukan, yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Karena itu yang menyebabkan anak tersebut curhat dengan ibunya mengenai hal itu," kata Chatarina di Kantor ORI DIY pada Jumat (5/8/2022) dikutip dari Suara.com.

Menurutnya, temuan itu dari deretan bukti pemeriksaan terhadap pihak-pihak bersangkutan yang telah dikumpulkan.

Hingga saat ini, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih terus melakukan koordinasi untuk sinkronisasi temuan tim investigasi agar kasus cepat tuntas.

Aktual

Terkini

Menampilkan akting pemain lama Black Panther dan memperkenalkan kaeakter baru. Siapa saja?

Aktual | 11:30 WIB

Sebelumnya, muncul rumor kedekatan antara Jennie dengan V BTS setelah foto pribadi mereka tersebar secara online.

Aktual | 10:56 WIB

Ariel Tatum tampil memukau dengan balutan dress warna merah.

Aktual | 10:15 WIB

Salah satu cuitan yang ditulis di Twitter, yaitu "Salut sama pak tentara, musnahkan".

Aktual | 09:00 WIB

Film laga yang berkisah tentang pahlawan Indonesia itu akan dirilis pada bulan depan.

Aktual | 17:40 WIB

Bencana hidrometeorologi adalah fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi atmosfer, air, atay lautan yang dapat menyebabkan hilangnya nyawa, cedera, atau dampak kesehatan lainnya.

Aktual | 17:25 WIB

Tak perlu repot, pengecekan dapat dilakukan secara online.

Aktual | 16:29 WIB

Baim juga menerima kritik dan hujatan dan berbagai pihak.

Aktual | 15:19 WIB

Hal itu buntut atas peristiwa di Stadion Kanjuruhan.

Aktual | 13:28 WIB

Bunga jeumpa atau bungong jeumpa adalah bunga khas Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Aktual | 12:10 WIB

'Polisi punya alasan juga kemudian menggunakan gas air mata untuk menghalau tindakan anarkis sebagian suporter Aremania itu,' ucap Polri.

Metropolitan | 19:06 WIB

'Ada yang kena kepala belakang, mulai sakaratul maut sampai dia meninggal ada di bopongan tangan saya,' ucap Dadang Indarto, salah seorang Aremania yang selamat.

Metropolitan | 17:49 WIB

Saat melakukan roasting, Mamat dinilai memakai kata tidak pantas dan membuat Hillary merasa namanya dicemarkan.

Metropolitan | 17:32 WIB

Soal tragedi Kanjuruhan, Ade Armando yang menuding Aremania jadi biang kerok disindir balik oleh Bintang Emon.

Metropolitan | 14:01 WIB

Seperti Aremania lain, bocah itu juga menikmati jalannya pertandingan. Namun senyumnya berganti dengan ketakutan ketika polisi mulai menembakkan gas air mata.

Metropolitan | 14:00 WIB

Fuji mengungkap kebahagiaannya bisa bertemu sang kakak meski hanya lewat mimpi.

Gosip | 18:59 WIB

Juragan 99 dan Shandy Purnamasari tampak bersama saat safari takziah ke rumah para korban kerusuhan Stadion Kanjuruhan.

Gosip | 18:55 WIB

Berapa kerugian yang dialami Ruben Onsu, belum diketahui secara pasti.

Gosip | 18:44 WIB

Sebelum dihantam isu perselingkuhan dengan Denise Chariesta, ternyata Regi Datau telah berjanji tidak akan tinggalkan Ayu Dewi dan anaknya sampai mati.

Gosip | 18:25 WIB

Maia Eztianty beri petuah tentang beberapa alasan kapan seharusnya seseorang menikah. Mengapa mereka menyebut akun Rizky Billar?

Gosip | 18:18 WIB
Tampilkan lebih banyak