Buntut Kasus Promosi Catut Nama Muhammad dan Maria, Holywings Jogja Ditutup

Disebut langgar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sleman No.12 Tahun 2020.

Asy Syaffa Nada A
Rabu, 29 Juni 2022 | 17:27 WIB
Buntut Kasus Promosi Catut Nama Muhammad dan Maria, Holywings Jogja Ditutup
SuaraJogja.id/Uli Febriarni

Indotnesia - Holywings Jogja resmi ditutup pada Rabu (29/6/2022). Spanduk besar berlatar kuning dengan tulisan kapital berwarna merah milik Pemerintah Kabupaten Sleman telah menempel di pintu bangunan.

Restoran waralaba tersebut ditutup setelah adanya surat yang dikirimkan organisasi masyarakat kepada Bupati Sleman. Salah satu isinya terkait adanya pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sleman No.12 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Kepala Satpol PP Sleman Shavitri Nurmala (Evie) menjelaskan, penyegelan Holywings Jogja juga tak lepas dari kasus yang belum lama ini viral tentang adanya promosi bagi pelanggan bernama Muhammad dan Maria.

Meski tidak menerbitkan promosi serupa, menurut Evie program yang dibuat Holywings pusat dapat memengaruhi keresahan masyarakat terhadap cabang restoran di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Yogyakarta.

Baca Juga:Kenali ADHD, Gangguan yang Bikin Kamu Sering Gagal Fokus

"Otomatis karena ini franchise, diperkirakan promosi akan terjadi di semua usaha Holywings. Jadi untuk mencegah keresahan masyarakat, mengapresiasi terhadap keluhan sebagian masyarakat yang menyampaikan kepada Bupati Sleman, maka tindakan ini yang diambil," kata Evie, dikutip dari Suara.com.

Sebelumnya, kasus promosi minuman keras yang mencatut nama Muhammad dan Maria membuat ratusan massa melakukan demonstrasi di depan Holywings Jogja yang terletak di Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman pada Senin (27/6/2022).

Dilansir dari Suara.com, massa aksi yang mengatasnamakan Front Aliansi Umat Islam Bergerak Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut menuntut agar Holywings Jogja ditutup permanen.

Aksi damai itu juga mendesak manajemen Holywings agar meminta maaf atas promosi yang dilakukan karena telah mencatut nama Muhammad dalam konteks penjualan minuman keras.

Holywings merupakan bisnis yang bergerak di bidang food and beverage (F&B) dengan tiga jenis usaha, yaitu bar, club, dan restoran. Usaha F&B ini telah tersebar di sejumlah kota, diantaranya Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Bandung, hingga Semarang.

Baca Juga:Amankah Menggunakan HP di SPBU?

Popularitas Holywings semakin meningkat setelah Hotman Paris dan Nikita Mirzani resmi jadi salah satu pemegang saham pada Mei 2021. 

Aktual

Terkini

Mulai dari rutin cek akun google hingga rutin ganti password, begini penjelasannya!

Gaya Hidup | 17:15 WIB

Witan Sulaeman resmi bergabung klub Liga Slovakia menyusul Egy Maulana Vikri.

Sosok | 16:10 WIB

Tim investigasi sedang melakukan proses sinkronisasi hasil temuan tim masing-masing.

Aktual | 10:36 WIB

Permainan jadi ajang untuk mengingat semangat perjuangan kemerdekaan.

Aktual | 18:00 WIB

Tas itu bernama The Trash Pouch yang dikeluarkan Balenciaga, seperti apa bentuknya?

Gaya Hidup | 16:30 WIB

Aturan memasang bendera Merah Putih diatur dalam Undang-undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Langsung Kebangsaan.

Aktual | 15:26 WIB

Padahal, kerusuhan berkebalikan dengan ajaran yang diajarkan dalam PSHT.

Aktual | 14:04 WIB

Keutamaan puasa Asyura disebut bisa melebur dosa setahun sebelumnya.

Aktual | 11:57 WIB

Kucing juga disebut sebagai sahabat manusia, lho.

Aktual | 10:50 WIB

Ia dipecat setelah akun MUI Payakumbuh mengomentari salah satu konten videonya.

Sosok | 18:37 WIB

Setelah sempat lesu akibat pandemi Covid-19 yang melanda, sejak awal tahun ini Tebing Breksi kembali ramai pengunjung.

Pelesiran | 16:39 WIB

Setiap hari, orang kehilangan 100 helai rambutnya dan ini adalah normal. Tapi, jika rambut rontok dan sulit tumbuh kembali, Anda perlu waspada.

Gaya Hidup | 15:22 WIB

Olimpiade ini diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK atau sederajat di DIY.

Aktual | 12:53 WIB

Jika Anda berpikir selingkuh untuk merasa lebih baik, yang ada itu hanya membuat situasi menjadi sangat berantakan.

Gaya Hidup | 11:36 WIB

Senator Hanson mengatakan turis Australia yang berkunjung ke Bali dapat membawa penyakit mulut dan kuku ketika kembali ke negaranya.

Aktual | 10:20 WIB
Tampilkan lebih banyak