Ada Jam Malam bagi Anak dan Remaja di Kota Jogja, Bagaimana Aturannya?

Pemberlakuan jam malam telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) No.49 Tahun 2022.

Asy Syaffa Nada A
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:27 WIB
Ada Jam Malam bagi Anak dan Remaja di Kota Jogja, Bagaimana Aturannya?
Indotnesia/Eko Junianto

Indotnesia - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberlakukan jam malam bagi anak-anak, terutama pelajar dan remaja di bawah usia 18 tahun. Pembatasan tersebut bertujuan memberikan perlindungan dari kejahatan jalanan atau klitih.

Kebijakan jam malam berlaku mulai pukul 22.00-04.00 WIB. Bagi anak-anak di bawah 18 tahun yang tidak memiliki kepentingan untuk beraktivitas di luar rumah pada waktu tersebut, diminta agar tidak pergi keluar.

Dilansir dari Suara.com, meski aktivitas anak-anak di malam hari dibatasi, ada sejumlah kondisi yang membuat mereka tetap diperbolehkan keluar rumah pada jam tersebut, di antaranya:

- Kondisi keadaan bencana atau darurat;

Baca Juga:Amankah Menggunakan HP di SPBU?

- Adanya kegiatan sekolah atau lembaga resmi yang diikuti;

- Bisa menunjukkan dokumen atau surat kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan;

- Aktivitas sosial atau keagamaan di lingkungan tinggal;

- Dan saat anak bepergian didampingi orangtua atau wali.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto menjelaskan, pemerintah belum akan menjatuhkan sanksi administratif kepada anak-anak yang kedapatan melanggar aturan jam malam.

Baca Juga:Mengenal Ganja Medis dan Perbedaannya dengan Daun Ganja

Meski begitu, mereka yang melanggar bakal diberikan teguran lisan, peringatan tertulis hingga pembinaan di balai rehabilitasi. 

"Selama ini kita pendekatan masih persuasif aja. Kalau ada (kumpulan anak-anak di jam tersebut) ya kita bubarkan. Kalau kumpul yang tidak produktif misal di warung, space publik lewat jam malam itu kan rawan," kata Agus, Sabtu (25/6/2022) dikutip dari Suara.com.

Pejabat (Pj) Walikota Yogyakarta Sumadi juga mengatakan aturan terkait jam malam dapat jadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan anak yang berhadapan hukum dan kenakalan remaja. 

Selain itu, kebijakan tersebut diberlakukan guna mencapai target Kota Yogyakarta sebagai Kota Ramah Anak. Pasalnya, selama ini sejumlah kasus kejahatan jalanan terutama klitih yang dilakukan oleh remaja di Kota Pelajar disebut semakin marak.

"Jadi gini jam malam itu jangan diartikan seperti jam malam orang perang ya. Itu adalah upaya kami dari pemerintah kota untuk menciptakan suatu kondisi terutama untuk anak-anak remaja," kata Sumadi, dikutip dari Suara.com.

Pemberlakuan jam malam telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) No.49 Tahun 2022, melengkapi Perwal No.53 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jam Belajar Masyarakat untuk suasana belajar di lingkungan masyarakat yang kondusif.

Aktual

Terkini

Mulai dari rutin cek akun google hingga rutin ganti password, begini penjelasannya!

Gaya Hidup | 17:15 WIB

Witan Sulaeman resmi bergabung klub Liga Slovakia menyusul Egy Maulana Vikri.

Sosok | 16:10 WIB

Tim investigasi sedang melakukan proses sinkronisasi hasil temuan tim masing-masing.

Aktual | 10:36 WIB

Permainan jadi ajang untuk mengingat semangat perjuangan kemerdekaan.

Aktual | 18:00 WIB

Tas itu bernama The Trash Pouch yang dikeluarkan Balenciaga, seperti apa bentuknya?

Gaya Hidup | 16:30 WIB

Aturan memasang bendera Merah Putih diatur dalam Undang-undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Langsung Kebangsaan.

Aktual | 15:26 WIB

Padahal, kerusuhan berkebalikan dengan ajaran yang diajarkan dalam PSHT.

Aktual | 14:04 WIB

Keutamaan puasa Asyura disebut bisa melebur dosa setahun sebelumnya.

Aktual | 11:57 WIB

Kucing juga disebut sebagai sahabat manusia, lho.

Aktual | 10:50 WIB

Ia dipecat setelah akun MUI Payakumbuh mengomentari salah satu konten videonya.

Sosok | 18:37 WIB

Setelah sempat lesu akibat pandemi Covid-19 yang melanda, sejak awal tahun ini Tebing Breksi kembali ramai pengunjung.

Pelesiran | 16:39 WIB

Setiap hari, orang kehilangan 100 helai rambutnya dan ini adalah normal. Tapi, jika rambut rontok dan sulit tumbuh kembali, Anda perlu waspada.

Gaya Hidup | 15:22 WIB

Olimpiade ini diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK atau sederajat di DIY.

Aktual | 12:53 WIB

Jika Anda berpikir selingkuh untuk merasa lebih baik, yang ada itu hanya membuat situasi menjadi sangat berantakan.

Gaya Hidup | 11:36 WIB

Senator Hanson mengatakan turis Australia yang berkunjung ke Bali dapat membawa penyakit mulut dan kuku ketika kembali ke negaranya.

Aktual | 10:20 WIB
Tampilkan lebih banyak