Mitos Menakutkan Pohon Gayam hingga Seabrek Manfaatnya

Sering dikira rumah genderuwo, padahal fakta pohon gayam begini..

Dwi Wulandari
Senin, 27 Juni 2022 | 19:25 WIB
Mitos Menakutkan Pohon Gayam hingga Seabrek Manfaatnya
Wikipedia/ Tau Ľolunga

Indotnesia - Pohon besar memang selalu diidentikan sebagai tempat bersemayamnya makhluk halus. Tak terkecuali dengan pohon besar gayam.

Ada mitos bahwa pohon yang memiliki daun lebat ini biasa dihuni oleh genderuwo. Padahal 

bagi orang Jogja, pohon gayam dimaknai 'gegayuh ayem' yang berarti mencari ketenangan. Kata 'ayom’ berarti teduh atau ‘ayem’ berarti tentrem. Sehingga pohon ini biasa disimbolkan sebagai ketentraman.

Menurut Dinas Lingkungan Hidup DI Yogyakarta, pohon gayam dapat tumbuh tinggi hingga 20 m dengan diameter 60 cm. Memiliki batang beralur tidak merata dan daun yang rindang pohon ini sering ditanam di daerah pekuburan sebagai perteduhan.

Baca Juga:Kreatif, Siswa SMA di Raja Ampat Buat Wayang dari Bahan Pohon Sagu

Karena itu, tak heran pohon gayam sering dianggap angker dan menakutkan hingga muncul mitos-mitos tersebut. Namun sebenarnya pohon gayam punya banyak manfaat

Pohon gayam berasal dari Indo-Melayu dan sejenis pohon polong-polongan yang menyebar ke daerah tropis di Asia Pasifik, khususnya dari Indonesia. Pohon gayam bisa dimanfaatkan mulai dari akar hingga buahnya.

Buah gayam yang berbentuk seperti ginjal yang berukuran sekepalan tangan dapat diolah menjadi keripik, minuman sari gayam, gayam rebus, bahkan tempe gayam.

Kalau daunnya yang masih muda bisa diolah menjadi sayur, sedangkan yang tua bisa digunakan untuk bungkus tempe atau diolah jadi pestisida nabati pembasmi serangga.

Beralih dari buah, kini bagian kayunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan atau furniture. Batang pohon gayam yang sudah tua bisa dibentuk menjadi meja, lemari, atau pigura yang memiliki nilai jual.

Pohon tropis yang memiliki bunga berwarna putih ini juga memiliki akar yang kekar dan dalam sehingga bisa dimanfaatkan sebagai penopang. Makanya, pohon ini sangat cocok untuk menghalau longsor dan banjir. Selain itu, pohon ini juga dapat tumbuh dilahan yang miskin hara. 

Tak hanya itu, pohon gayam juga dapat menjaga kebersihan dan beningnya air di sekitarnya. Pasalnya, akar pohon ini mampu menyimpan banyak air tanah ke permukaan, sehingga bisa juga dimanfaatkan untuk tanaman konservasi. 

Namun, sayang pohon ini mulai jarang ditemui. Pembangunan yang mengarah pada perindustrian dan minimnya pengetahuan terkait manfaat pohon gayam, bikin pohon ini ikut ditebangi.

Padahal pohon gayam memiliki banyak manfaat yang berguna bagi keberlangsungan ekosistem di bumi.

So, dari seabrek kelebihan yang ada pada pohon gayam, masih lebih percaya sama mitosnya? 

Gaya Hidup

Terkini

Sebelumnya, cuitan warganet yang menceritakan kejadian tersebut ramai di medsos.

Aktual | 17:15 WIB

Starlink disebut memiliki performa internet tinggi dengan harga terjangkau.

Aktual | 15:41 WIB

Aksi tersebut terekam dalam CCTV yang terpasang di bus.

Aktual | 14:21 WIB

Pusulap merah dilaporkan oleh Dukun se-Indonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan atas pelanggaran UU ITE.

Aktual | 12:40 WIB

Pemda DIY berniat untuk melakukan evaluasi agar ketaatan pembayaran pajak kendaraan warga semakin meningkat.

Aktual | 12:01 WIB

Ferdy Sambo sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana bersama 3 orang lainnya.

Aktual | 11:22 WIB

Virus ini disebut telah menginfeksi 35 warga China.

Aktual | 17:18 WIB

Sebelumnya film Pengabdi Setan 2 mendapat keluhan karena penonton dibuat pusing dengan efek cahaya film.

Aktual | 16:34 WIB

Buruan daftar, kouta IKM terbatas..

Aktual | 15:08 WIB

Hingga pukul 15.49 WIB, Brigadir J masih sibuk memasukkan barang-barang seperti koper dan pakaian di rumah pribadi Fredy Sambo.

Aktual | 13:14 WIB

Belum lama Menteri Perdagangan menyebut harga mi instan bakal naik 3 kali lipat.

Aktual | 12:30 WIB

Pasalnya, dari data dan fakta teleh ditemukan dugaan pelanggaran disiplin pegawai.

Aktual | 11:45 WIB

Pengawasan yang ketat pada perploncoan waktu itu menjadi kunci agar hal-hal buruk dapat dihindarkan.

Aktual | 11:06 WIB

Sebelumnya, Menteri Pertanian menyebut mie instan akan naik 3 kali lipat tetapi berbeda kata Kemendag dan bos Indofood.

Aktual | 10:46 WIB

Aksi penganiayaan petugas PPSU terhadap kekasihnya terekam oleh warganet dan menjadi viral di media sosial.

Aktual | 16:52 WIB
Tampilkan lebih banyak