Gantung Raket, Ini Jejak Karier Greysia Polii Selama 19 Tahun di Dunia Badminton

Memulai karir menjadi atlet badminton saat usia 16 tahun.

Dwi Wulandari
Senin, 13 Juni 2022 | 16:56 WIB
Gantung Raket, Ini Jejak Karier Greysia Polii Selama 19 Tahun di Dunia Badminton
suara.com

Indotnesia - Final ajang turnamen bulutangkis Indonesia Masters di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022) diwarnai haru. Dalam acara tersebut, pebulutangkis Greysia Polii secara resmi mengumumkan pensiun menjadi atlet olahraga yang telah mengharumkan namanya.

Sepanjang karirnya, Greysia Polii atau Greys kerap menorehkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional. Bukan sebuah pencapaian instan, semangat Greys sejak dulu telah membuatnya menjadi legenda legenda bulu tangkis.

Berikut ini profil Greysia Polii, atlet kebanggan Indonesia yang memilih pensiun dini di masa kejayaannya, seperti dilansir dari Suara.com.

Berbakat sejak remaja

Baca Juga:Penumpang KRL Kini Bisa Bayar Tiket dengan Gojek

Greysia Polli lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987 dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi. Ia memulai debut sebagai pemain bulu tangkis tim nasional Indonesia pada 2003 atau saat usianya 16 tahun.

Di tahun debutnya, Greys berhasil melaju hingga semifinal Malaysia Satellite 2003 bersama Heni Budiman, partner ganda putri perdananya. Bahkan, mereka juga sukses menjadi juara nasional di tahun tersebut.

Setelah satu tahun berlalu, Greys mulai bergabung di Piala Uber Indonesia pada 2004 dan meraih medali pertama di tahun tersebut.

Karier perempuan 34 tahun tersebut semakin bersinar pasca mendapatkan emas pertama di Pesta Olahraga Asia Tenggara pada 2007. Ia juga kembali berhasil mendapatkan emas di ajang yang sama pada 2019.

Dikenal kerap ganti pasangan tanding

Baca Juga:Survei Litbang Kompas Teratas, Gerindra: Pak Prabowo Masih Fokus Kerja Sebagai Menhan, Belum Mau Kampanye

Pada 2006, Greys pertama kali berpasangan dengan Jo Novita. Setelah dua tahun menjadi rekan tanding, Jo Novita diganti Nitya Krishinda karena alasan usia yang tak lagi muda.

Diketahui Greys kerap bergonta-ganti pasangan di ganda putri maupun campuran. Sejumlah atlet ganda putri yang pernah menjadi pasangan tanding Greys yaitu, Mega Berlian Adhitya, Anggia Shitta Awanda, Pia Zebadiah Bernadet, Heni Budiman, dan Meiliana Jauhari. 

Ada pula nama Nitya Krishinda Maheswari, Vita Marissa, Jo Novita, Liliyana Natsir, Rizki Amelia Pradipta, Rosyita Eka Putri Sari, dan Apriyani Rahayu. 

Sedangkan di ganda campuran, Greys pernah dipasangkan dengan Tontowi Ahmad, Aji Basuki, Flandy Limpele, Muhammad Rijal, Rian Agung Saputro, dan Hendra Setiawan. Dia juga pernah berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Dari sejumlah rekan tanding tersebut, prestasi Greys yang paling menonjol terlihat saat berpasangan dengan Nitya dan Apriyani.

Ketika berpasangan dengan Apriyani Rahayu, mereka berhasil memperoleh medali emas pertama di Olimpiade Tokyo 2020 yang membuat keduanya mendapatkan gelar spesial sekaligus mengukuhkan bulu tangkis Indonesia di mata dunia.

Kemenangan puncaknya tersebut lantas membuat Greys merasa cukup dan memilih menggantung raket di masa kejayaannya. 

Selama 19 tahun berkarier, Greys tercatat pernah 448 menang dan 229 kalah. Sedangkan di ganda campuran, ia meraih 58 kemenangan dan 37 kalah. Sejumlah prestasi yang pernah ditorehkan oleh Greysia Polii seperti dilansir dari Suara.com:

- Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 (bersama Apriyani Rahayu)

- Medali emas Asia Games Incheon 2014 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

- Medali emas SEA Games Manila 2019 (bersama Apriyani Rahayu)

- India Open 2018 (bersama Apriyani Rahayu)

- Thailand Open 2018 (bersama Apriyani Rahayu)

- India Open 2019 (bersama Apriyani Rahayu)

- Indonesia Masters 2020 (bersama Apriyani Rahayu)

- Spain Masters 2020 (bersama Apriyani Rahayu)

- Thailand Open 2020 (bersama Apriyani Rahayu)

- Korea Open 2015 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

- Singapore Open 2016 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

- French Open 2017 (bersama Apriyani Rahayu)

- Phillipines Open 2005 (bersama Jo Novita)

- Thailand Open 2013 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

- Chinese Taipei Open 2014 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

- Chinese Taipei Open 2015 (bersama Nitya Krishinda Maheswari)

Pelesiran

Terkini

Sebelumnya diumumkan harga tikek masuk Pulau Komodo sebesar Rp3,75 juta.

Aktual | 18:00 WIB

Mulai dari rutin cek akun google hingga rutin ganti password, begini penjelasannya!

Gaya Hidup | 17:15 WIB

Witan Sulaeman resmi bergabung klub Liga Slovakia menyusul Egy Maulana Vikri.

Sosok | 16:10 WIB

Seorang penjual siomay keliling jadi viral setelah menolong balita yang sendirian di halaman garasi, tanpa ada anggota keluarga yang tahu.

Aktual | 15:36 WIB

Aturan kenaikan tarif ojek online didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 564 Tahun 2022,

Aktual | 14:45 WIB

Lebih dari 53 ribu kicauan membahas tentang Gangnam. Para warganet di Indonesia bahkan heran dengan peristiwa banjir di Gangnam.

Aktual | 14:08 WIB

Pesan berantai tersebut berisi rentetan kronologi kasus paksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan.

Aktual | 11:49 WIB

Tim investigasi sedang melakukan proses sinkronisasi hasil temuan tim masing-masing.

Aktual | 10:36 WIB

Permainan jadi ajang untuk mengingat semangat perjuangan kemerdekaan.

Aktual | 18:00 WIB

Tas itu bernama The Trash Pouch yang dikeluarkan Balenciaga, seperti apa bentuknya?

Gaya Hidup | 16:30 WIB

Aturan memasang bendera Merah Putih diatur dalam Undang-undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Langsung Kebangsaan.

Aktual | 15:26 WIB

Padahal, kerusuhan berkebalikan dengan ajaran yang diajarkan dalam PSHT.

Aktual | 14:04 WIB

Keutamaan puasa Asyura disebut bisa melebur dosa setahun sebelumnya.

Aktual | 11:57 WIB

Kucing juga disebut sebagai sahabat manusia, lho.

Aktual | 10:50 WIB

Ia dipecat setelah akun MUI Payakumbuh mengomentari salah satu konten videonya.

Sosok | 18:37 WIB
Tampilkan lebih banyak