Lebih Mudah dan Sederhana, Ini Aturan Baru Klaim JHT

Menaker pastikan sudah sesuai harapan para pekerja.

Dwi Wulandari
Jum'at, 29 April 2022 | 13:16 WIB
Lebih Mudah dan Sederhana, Ini Aturan Baru Klaim JHT
Indotnesia/ Dwi Wulandari

Indotnesia - Pemerintah meresmikan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Tata Cara dan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT). Aturan itu merupakan revisi dari Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 yang sebelumnya menyebut jika JHT bisa diambil saat usia 56 tahun.

Permenaker ini diterbitkan sebagai tindak lanjut arahan presiden, sekaligus perhatian atas aspirasi masyarakat yang menghendaki penyederhanaan dan kemudahan proses klaim JHT. Selain itu, aturan ini telah melalui tahapan serap aspirasi publik secara luas. 

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, Permenaker baru ini mengembalikan aturan terkait manfaat klaim JHT yang dapat diambil secara tunai dan sekaligus.

“Permenaker ini mengembalikan pengaturan terkait dengan klaim manfaat JHT sesuai dengan Permenaker Nomor 19 Tahun 2015. Bagi peserta yang mengundurkan diri dan peserta yang terkena PHK, di mana manfaatnya dapat diambil secara tunai dan sekaligus serta tanpa melewati masa tunggu 1 bulan,“ terang Ida saat konferensi pers virtual terkait revisi JHT, Kamis (28/4/2022). 

Ida menegaskan, manfaat JHT dapat dicairkan tanpa harus menunggu usia 56 tahun. Selain itu, aturan klaim JHT yang sebelumnya cukup rumit karena harus menyertakan empat dokumen, kini disederhanakan menjadi dua dokumen saja, yaitu Kartu Peserta BPJS dan KTP.

Selain penyederhanaan, aturan baru juga memberikan kemudahan syarat pengajuan tanpa harus melampirkan dokumen asli. Dokumen dapat berupa dokumen elektronik atau fotocopy.

Aturan baru juga memudahkan penyampaian permohonan dana JHT yang sebelumnya diharuskan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, kini dapat dilakukan secara daring.

Dengan diterbitkannya Permenaker Nomor 4 Tahun 2022, maka Permenaker Nomor 19 Tahun 2015 dan Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tidak berlaku lagi.

Sebagai penutup, Ida menyampaikan harapannya kepada para pekerja/buruh terkait aturan baru yang diberlakukan.

“Saya harap semua pekerja/buruh sekali lagi tetap fokus. Saya ingin mengatakan tetap fokus dan produktif dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari karena aturan JHT yang baru dipastikan sudah sesuai dengan harapan teman-teman pekerja dan buruh,” kata Ida.

Aktual

Terkini

Mulai dari rutin cek akun google hingga rutin ganti password, begini penjelasannya!

Gaya Hidup | 17:15 WIB

Witan Sulaeman resmi bergabung klub Liga Slovakia menyusul Egy Maulana Vikri.

Sosok | 16:10 WIB

Tim investigasi sedang melakukan proses sinkronisasi hasil temuan tim masing-masing.

Aktual | 10:36 WIB

Permainan jadi ajang untuk mengingat semangat perjuangan kemerdekaan.

Aktual | 18:00 WIB

Tas itu bernama The Trash Pouch yang dikeluarkan Balenciaga, seperti apa bentuknya?

Gaya Hidup | 16:30 WIB

Aturan memasang bendera Merah Putih diatur dalam Undang-undang No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Langsung Kebangsaan.

Aktual | 15:26 WIB

Padahal, kerusuhan berkebalikan dengan ajaran yang diajarkan dalam PSHT.

Aktual | 14:04 WIB

Keutamaan puasa Asyura disebut bisa melebur dosa setahun sebelumnya.

Aktual | 11:57 WIB

Kucing juga disebut sebagai sahabat manusia, lho.

Aktual | 10:50 WIB

Ia dipecat setelah akun MUI Payakumbuh mengomentari salah satu konten videonya.

Sosok | 18:37 WIB

Setelah sempat lesu akibat pandemi Covid-19 yang melanda, sejak awal tahun ini Tebing Breksi kembali ramai pengunjung.

Pelesiran | 16:39 WIB

Setiap hari, orang kehilangan 100 helai rambutnya dan ini adalah normal. Tapi, jika rambut rontok dan sulit tumbuh kembali, Anda perlu waspada.

Gaya Hidup | 15:22 WIB

Olimpiade ini diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK atau sederajat di DIY.

Aktual | 12:53 WIB

Jika Anda berpikir selingkuh untuk merasa lebih baik, yang ada itu hanya membuat situasi menjadi sangat berantakan.

Gaya Hidup | 11:36 WIB

Senator Hanson mengatakan turis Australia yang berkunjung ke Bali dapat membawa penyakit mulut dan kuku ketika kembali ke negaranya.

Aktual | 10:20 WIB
Tampilkan lebih banyak